1. Lihatlah ke sekeliling Anda
Khususnya, Anda harus memastikan bahwa Anda sendirian saat ini atau di tempat yang kondusif untuk ciuman. Anda tentu tidak ingin menakut-nakuti dia dengan mencoba menciumnya di depan orang-orang yang seharusnya tidak berada di sini. Misalnya, menciumnya di depan orang tuanya bukanlah ide yang baik sama sekali. [6]Terkadang ciuman di tempat umum dianggap tepat dan masuk akal. Misalnya, jika Anda menonton pertandingan sepak bola dan tim Anda mencetak gol kemenangan, mungkin wajar untuk menciumnya karena kemungkinan tidak ada yang akan memperhatikannya.
Ide terbaik adalah mengikuti naluri. Jika Anda berpikir ciuman tidak akan sesuai, jangan lakukan itu.
2. Pilih momen yang tepat
Sama seperti dia tidak ingin dicium di depan keluarganya, dia juga tidak ingin dicium pada saat yang mengganggu. Perhatikan isyarat verbal dan bahasa tubuh untuk mengetahui kapan itu benar. Jika dia berbicara tentang proyek penting di kantor, itu berarti itu bukan waktu yang tepat. Tunjukkan bahwa Anda mendengarkan apa yang dia katakan. [7]Jika percakapan berhenti dengan sendirinya dan Anda melihat dan tersenyum, ini saat yang tepat untuk berciuman.
3. Gunakan bahasa tubuh yang efektif
Saat yang tepat sebagian ditentukan oleh pemahaman bahwa Anda berdua terbuka untuk ciuman. Tubuh Anda harus menunjukkan bahwa Anda ingin menciumnya. Anda dapat menunjukkan niat Anda dengan banyak cara [8].Arahkan wajah Anda ke wajahnya. Tersenyumlah dan lihat mata Anda untuk koneksi yang positif dan terbuka. Ingatlah bahwa Anda harus tulus, jangan memaksakan senyum atau kontak mata, karena stres akan menampilkan ekspresi tidak wajar yang mungkin dianggap tidak menarik.
Pertahankan fokus Anda dan tunjukkan minat Anda dengan mengangguk dan menanggapi apa yang dia katakan.
Relakskan lengan dan bahu Anda dengan melakukan semua yang tampak alami. Anda bisa melipat tangan atau memasukkannya ke dalam saku. Jika Anda biasanya menggerakkan tangan jika merasa gugup, mungkin kedua pilihan itu akan membuat tangan Anda diam.
4. Melampaui batas sentuh
Beberapa orang lebih terbiasa dengan kontak fisik, yang lain tidak. Jika tidak ada kontak fisik dalam hubungan Anda, sampaikan niat Anda dengan menyentuhnya. Menyentuh tidak hanya berarti kedekatan fisik, tetapi juga menunjukkan bahwa Anda ingin dekat dengannya secara emosional. Menyentuh adalah bentuk rayuan dan harus dilakukan dengan santai. [9]Sentuh dia sebagai tanggapan atas leluconnya atau dekati dia tanpa memuji aroma atau rambutnya. [10]
Cobalah menyentuh tangannya ketika Anda tertawa menanggapi lelucon yang ia ceritakan. Anda juga bisa menepuk atau menggosok bahunya dengan pujian.
Tarian adalah cara sempurna untuk melampaui sentuhan. Meski diiringi musik cepat, masih ada banyak alasan mengapa tangan Anda atau bagian tubuh lain bersentuhan saat menari.
5. Lihat reaksinya dengan menyentuh wajahnya terlebih dahulu
Setelah dia menunjukkan bahasa tubuh yang tepat, terus membelai wajahnya sambil mengangkat dagunya. Jika dia menanggapi kontak Anda, memungkinkan Anda untuk lebih dekat dan merayu Anda, Anda dapat terus menyentuh wajahnya.
Pegang wajahnya ke arahmu. Mungkin dia akan merasa malu dan membuang muka. Sabar dan rileks sambil terus membaca bahasa tubuh Anda. [11]
Jika dia tidak merespons dengan baik ketika menyentuh wajahnya, jangan lanjutkan. Jangan membuat situasi memalukan dengan memaksakan ciuman.
sbobet.com agen bola dan taruhan online terpercaya




Komentar
Posting Komentar